by

Pangdam Cendrawasih Minta Maaf atas Tewasnya Tiga Anggota Polri

JAYAPURA, NAGARA.ID – Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab melepas tiga jenazah anggota Polres Mamberamo Raya yang meninggal dalam bentrokan di RS Bhayangkara, Senin (13/4) sekaligus meminta maaf atas peristiwa yang menyebabkan meninggalnya anggota Polri.

Bentrokan antara anggota TNI dan Polri terjadi di Mamberamo Raya, Papua, Minggu (12/4) sekitar pukul 07.40 WIT.

Di kesempatan yang sama, Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw memyampaikan bela sungkawa atas kejadian tersebut.

Ia juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu membantu dan bekerja sama dari proses penjemputan sampai pengantaran terhadap ketiga jenazah.

“Setelah ini kami juga akan berangkat ke Mamberamo Raya guna meninjau TKP serta memberikan ketenangan kepada seleruh prajurit agar terus mengabdikan diri,” tutur Paulus.

Tiga orang anggota polisi meninggal, yakni Briptu Marcelino Rumaikewi, Briptu Alexander Ndun, dan Bripda Yosias Dibangga.

Jenazah Briptu Marcelino Rumaikewi dan Briptu Alexander Ndun akan dimakamkan di Merauke. Sedangkan jenazah Bripda Yosias Dibangga akan dimakamkan di Mappi.

Ketiganya diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules TNI AU A2307 dari Base Ops Lanud Silad Papare menuju Base Ops Lanus J.A Dimara Merauke.

Sementara itu untuk dua anggota Polri yang mengalami luka tembak, saat ini masih dirawat di RS Bhayangkara Jayapura dan dalam keadaan sadar.

Bripka Alva Titaley diketahui mengalami luka tembak pada paha kiri sebanyak satu kali dan Brigpol Robert Marien mengalami luka tembak pada punggung belakang sebanyak tiga kali.

Sejauh ini, insiden itu diklaim terjadi karena kesalahpahaman.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 + 4 =