by

Wabah Virus Corona di Indonesia, Satu Suspect Meninggal Enam Diisolasi

JAKARTA, NAGARA.ID – – PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengkonfirmasi seorang karyawannya terduga (suspect) Corona berinisial “D”  meninggal dunia.

Suspect corona adalah istilah medis yang menyatakan seorang pasien diduga mengidap corona, tapi belum bisa dipastikan positif atau negatif.

Vice President Corporate Communication Telkom Arif Prabowo mengatakan berdasarkan riwayat medis yang tercatat di perusahannya 10 tahun terakhir, diketahui karyawan Telkom itu sering mengalami radang saluran nafas dan batuk pilek.

“Adapun penyebab meninggalnya terkait dengan dugaan akibat infeksi virus corona (Covid-19), saat ini kami sedang berkoordinasi intensif dengan Kementerian Kesehatan untuk mendapatkan hasil pemeriksaan laboratorium,” tulis Arif melalui rilisnya kepada media, Selasa (3/3).

Sebelumnya, Kabag Humas dan Protokoler  Setda Cianjur, Iyus Yusuf menyebut D sempat berkunjung ke Malaysia. Malaysia sendiri merupakan salah satu negara yang dilaporkan sudah memiliki 29 warga yang terinfeksi virus corona Covid-19. Warga yang terjangkit virus corona di Malaysia sempat bepergian ke Milan, Italia, dan China.

Sementara itu Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso Jakarta Utara mengisolasi enam pasien suspect virus corona (Covid-19), hasil rujukan dari rumah sakit lain.

Sebelumnya, RSPI telah mengisolasi dua orang yakni ibu dan anak asal Depok, Jawa barat, yang dinyatakan positif virus corona.

“Tadi malam ada pasien baru masuk 4 orang, pagi ini 2 orang, jadi sekarang 6, semuanya rujukan dari rumah sakit,” kata Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril, Selasa (3/3) di RSPI Sulianti Saroso.

Syahril menyebut dari 4 orang yang masuk ruang isolasi pada Senin (2/3) malam, 3 orang diketahui pernah melakukan kontak dengan pasien positif virus corona yang sedang diisolasi di RSPI Sulianti Saroso, dan satu orang lagi pernah bepergian dari negara yang terjangkit.

“Sekarang pasien dalam isolasi dan sudah diperiksa laboratorium, dia masuk dengan batuk, demam dan juga ada sakit tenggorokan,” ucap dia.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × 5 =