by

Harapan Gubernur Herman Deru pada Kajati Sumsel yang Baru

PALEMBANG, NAGARA.ID  – Gubernur Sumsel H. Herman Deru menghadiri acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Selatan dari Dr Sugeng Purnomo kepada Dr Wisnu Broto M Hum bertempat di Griya Agung, Kamis (9/1/20) malam.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru mengapresiasi  kerja sama dan kinerja yang terbina antara Kejati Sumsel dengan Provinsi Sumatera Selatan selama masa jabatan Sugeng Purnomo.

Selanjutnya, Herman Deru juga berharap agar pada kepemimpinan yang baru dengan pimpinan Wisnu Broto, kerja sama dengan Provinsi Sumatera Selatan tetap terjalin dengan baik.  

Setidaknya ada tiga permintaan dari Gubernur Sumsel, Herman Deru kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel yang baru Wisnu Broto sebagaimana disampaikan saat mereka bertemu di Kantor Gubernur dua hari silam.  Salah satunya menyangkut pengembalian mobil dinas.

Hingga saat ini masih ada ratusan mobil dinas yang belum dikembalikan para mantan pejabat di Sumsel. Padahal mereka sudah tahu itu adalah aset milik daerah.

“Pertama-tama saya ucapkan selamat datang kepada Pak Wisnu. Selama ini kerjasama Pemprov dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel sudah berjalan baik. Dari kerjasama itu sekitar 30 mobil dinas yang jadi aset kita bisa kembali dan masih ada 240 mobil lagi yang belum. Nah ini masih menjadi PR,” ujar Herman Deru.

Melalui kerjasama yang lebih erat lagi, HD berharap mobil-mobil dinas itu dikembalikan para pejabat atau mantan pejabat yang memakainya.

Selain itu gubernur berharap sosok Kajati dapat tetap melanjutkan kesolidasi hubungan Pemprov dan Kajati serta Forkompimda Sumsel lainnya yang sudah terjalin baik selama ini.

“Harapan saya Forkompimda selalu solid. Kita bisa terapkan manajemen sedulur (kekeluargaan), kompak dan rasa persaudaraan dijaga erat. Sehingga meskipun  ada pergantian baik itu Kapolda Pangdam atau Kajati kita semua tetap solid,” jelasnya.

Herman Deru juga meminta agar Kajati baru segera membentuk Kejari di tiga kabupaten kota yang masih tergabung saat ini di Kabupaten Mura, Musirawas Utara (Muratara) dan Lubuk Linggau.

“Kapolres nya kan sudah semua, sekarang juga harus dipikirkan pemecahan itu,” jelasnya.

Selain itu HD juga berharap di bawah kepemimpinan Wisnu Broto, Kejati lebih gencar melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai kesadaran hukum.

Menanggapi hal itu Kajati Sumsel  Wisnu Broto menyatakan keinginan agar Kejati dan Pemprov Sumsel bersinergi tanpa mengurangi peran masing-masing.

Penulis: Harbeni

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × 5 =